Abstract :
Tanaman pecut kuda (Stachytarpheta jamaicensis L) merupakan
tanaman yang berpotensi sebagai sumber antioksidan. Berdasarkan penelitian
sebelumnya ekstrak daun pecut kuda mengandung tanin, saponin, terpenoid,
flavonoid, fenol, alkaloid, steroid dan glikosida yang memiliki manfaat
farmakologis salah satunya sebagai antioksidan. Daun pecut kuda dapat
dimanfaatkan menjadi sediaan teh yang mudah disajikan. Tujuan penelitian ini
adalah menganalisis kandungan metabolit secara kualitatif dan kuantitatif serta
aktivitas antioksidan ekstrak dan teh daun pecut kuda.
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimental. Simplisia ekstrak
dan teh diberikan perlakuan pengeringan sinar matahari tidak langsung dan oven
suhu 40°C. Skrining fitokimia dilakukan secara kualitatif dan kuantitatif dengan
pengukuran kandungan flavonoid total. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan
Spektrofotometer UV-Vis dengan metode DPPH dan nilai IC50 sebagai
parameternya untuk dianalisis SPSS.
Hasil: Ekstrak dan teh daun pecut kuda positif mengandung alkaloid, flavonoid,
fenol, saponin, tanin dan triterpenoid. Nilai rata-rata kadar flavonoid total ekstrak
dan teh pengeringan oven suhu 40°C sebesar 91,263±0,000 mgQE/g dan
3,435±0,002 mgQE/g, ekstrak dan teh pengeringan sinar matahari tidak langsung
sebesar 76,926±0,015 mgQE/g dan 3,750±0,002 mgQE/g. Hasil uji aktivitas
antioksidan ekstrak dan teh daun pecut kuda menggunakan pengeringan metode
oven suhu 40°C memiliki nilai rata-rata IC50 98,631 ppm dan 133,387 ppm
sedangkan ekstrak dan teh pengeringan sinar matahari tidak langsung memiliki
nilai rata-rata IC50 117,246 ppm dan 147,784 ppm.
Kesimpulan: Ekstrak dan teh daun pecut kuda mengandung alkaloid, flavonoid,
fenol, saponin, tanin dan triterpenoid. Aktivitas antioksidan ekstrak dan teh daun
pecut kuda memiliki perbedaan yang signifikan (p-value <0,05).