Abstract :
Atrial Fibrilasi (AF) adalah jenis aritmia yang paling umum
terjadi di seluruh dunia. AF adalah takiaritmia supraventrikular yang ditandai
dengan atrium yang tidak terkoordinasi dengan penurunan fungsi mekanis atrium.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pengobatan pada pasien Atrial
Fibrilasi (AF) rawat inap di RSUD Dr. Gunawan Mangunkusumo tahun 2021-
2023.
Metode : Penelitian ini bersifat non eksperimental menggunakan metode
deskriptif observasional dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari
rekam medis RSUD Dr. Gunawan Mangunkusumo dengan jumlah sampel 54 data
rekam medik. Data yang terkumpul kemudian dilakukan analisis deskriptif yang
meliputi, karakteristik pasien berdasarkan jenis kelamin, usia, gejala klinis, dan
penyakit penyerta. Gambaran penggunaan obat Atrial Fibrilasi meliputi golongan
obat dan jenis obat kemudian menghitung persentasenya.
Hasil : Gambaran penggunaan obat pada pasien Atrial Fibrilasi di RSUD Dr.
Gunawan Mangunkusumo tahun 2021-2023 yaitu pada obat tunggal terbanyak
adalah glikosida jantung (Digoxin) sebanyak 34 pasien (60,71%). Penggunaan
obat dua kombinasi yang terbanyak adalah glikosida jantung (Digoxin) + Beta
Bloker (Bisoprolol) sebanyak 11 pasien (20,37%), dan penggunaan obat tiga
kombinasi yaitu Beta bloker (Bisoprolol) + Glikosida jantung (Digoxin) +
Antikoagulan (Warfarin) sebanyak 2 pasien (3,70%).
Simpulan : Gambaran penggunaan obat pada pasien Atrial Fibrilasi (AF) di
RSUD Dr. Gunawan Mangunkusumo tahun 2021-2023 yaitu pengobatan tunggal
yang paling banyak digunakan adalah glikosida jantung (Digoxin) dengan
persentase sebesar 60,71%.