Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Rinanto Adi Saputro, Bambang
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2024-03-20 01:27:36
Abstract :
Diabetes melitus adalah sekelompok kelainan heterogen yang di
tandai dengan kenaikan kadar glukosa darah atau hiperglikemia. Tujuan penelitian
menganalisis penggunaan obat antidiabetik pada pasien diabetes melitus tipe II.
Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif observasional dengan
pengambilan data secara retrospektif dari rekam medis pasien diabetes melitus di
rawat inap RSUD Salatiga Tahun 2022 dengan jumlah 60 pasien. Teknik
pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Data dianalisa secara
deskriptif.
Hasil: Penderita diabetes melitus tipe II terbanyak pada usia 56-65 tahun
sebanyak 23 pasien (38,33%) dan pada perempuan sebanyak 32 (53,33%).
Penggunaan obat antidiabetik pada pasien diabetes melitus tipe II antara lain
golongan obat yang sering digunakan pada terapi tunggal adalah golongan
biguanid (metformin) sebanyak 10 pasien (16,67%), kombinasi 2 golongan obat
paling sering digunakan adalah insulin rapid-acting dengan insulin long-acting
sebanyak 19 pasien (31,67%), kombinasi 3 golongan obat paling sering digunakan
adalah biguanid, insulin rapid-acting dan insulin long-acting sebanyak 5 pasien
(8,33%) dan kombinasi 4 golongan obat yang digunakan adalah biguanid,
sulfonilurea, rapid-acting dan insulin long-acting sebanyak 1 pasien (1,67%).
Kesimpulan: Golongan obat yang paling sering digunakan pada terapi tunggal
adalah biguanid 10 pasien (16,67%), kombinasi 2 obat adalah insulin rapid-acting
dengan insulin long-acting 19 pasien (31,67%), kombinasi 3 obat adalah biguanid,
insulin rapid-acting dan insulin long-acting 5 pasien (8,33%) dan kombinasi 4
obat adalah biguanid, sulfonilurea, rapid-acting dan insulin long-acting sebanyak
1 pasien (1,67%).