DETAIL DOCUMENT
GAMBARAN PENGGUNAAN ANTIKOAGULAN PADA PASIEN RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH KOTA SALATIGA PADA TAHUN 2022
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Raya Zakiya, Pitaloka
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2024-03-20 01:39:34 
Abstract :
Antikoagulan digunakan untuk mengatasi sekaligus mencegah penggumpalan darah. Pembekuan darah berlebih menyebabkan masalah seperti penyakit kadiovaskular (thrombosis vena, emboli paru, stroke atau serangan jatung). Antikoagulan yang umum digunakan di Indonesia yaitu warfarin, dabigatran, rivaroxaban heparin, enoxaparin, dan fondaparinux. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penggunaan antikoagulan pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Salatiga pada tahun 2022. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional yang bersifat retrospektif. Dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling, dimana data yang diperoleh dari penelusuran rekam medik setiap pasien rawat inap yang mendapatkan terapi antikoagulan pada tahun 2022 di RSUD Kota Salatiga dengan jumlah sampel sebanyak 60 data pasien. Hasil: Gambaran penggunaan antikoagulan pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Salatiga pada tahun 2022 yaitu pada jenis penyakit STEMI yang paling banyak digunakan yaitu Fondaparinux sebanyak 9 pasien (15%) dengan dosis 1x2,5 mg, pada jenis penyakit NSTEMI antikoagulan yang paling banyak digunakan dengan dua obat kombinasi heparin dosis 1x5000 unit dan Fondaparinux sebanyak 4 pasien (6.67%) dengan dosis 1x2,5 mg, dan pada jenis penyakit SNH penggunaan terapi tunggal yaitu fondaparinux sebanyak 18 pasien (30%) dengan dosis 1x25mg. Kesimpulan: Antikoagulan yang paling banyak digunakan pada jenis penyakit STEMI dengan terapi tunggal fondaparinux (15%), NSTEMI dengan terapi 2 obat kombinasi heparin + fondaparinux (6.67%) dan SNH dengan terapi tunggal fondaparinux (30%). 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo