Abstract :
Pneumonia merupakan salah satu penyakit yang banyak terjadi
di dunia sehingga telah menginfeksi kurang lebih 450 juta orang setiap tahun,
masuk ke dalam kelompok penyebab jutaan kematian pada semua kelompok yaitu
7% dari kematian dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan
antibiotik pada pasien pneumonia di RSUD Kota Salatiga tahun 2022.
Metode : Penelitian non-eksperimental dengan menggunakan metode deskriptif
secara retrospektif, dan teknik pengambilan data menggunakan total sampling yaitu
48 sampel. Data dianalisa secara deskriptif.
Hasil : Gambaran penggunaan antibiotik pada penelitian ini yaitu antibiotik tunggal
terbanyak yang digunakan yaitu ceftriaxone sebanyak 29 pasien (60,42%), dan
antibiotik kombinasi terbanyak yang digunakan adalah ampicillin dengan
gentamycin 10,42% (5 pasien). Golongan antibiotik tunggal yang paling banyak
digunakan adalah golongan sefalosporin 31 pasien (29,16%), sedangkan pada
antibiotik kombinasi adalah golongan Penicillin+ Aminoglikosida 5 pasien
(10,42%). Berdasarkan evaluasi penggunaan antibiotik dalam penelitian ini
kerasionalan antbiotik meliputi tepat pasien 48 pasien (100%), tepat indikasi 48
pasien (100%), tepat obat 48 pasien (100%), dan tepat dosis 34 pasien (70,84%).
Simpulan : Penggunaan antibiotik pada pasien pneumonia di Instalasi Rawat Inap
RSUD Kota Salatiga tahun 2022 sudah rasional yaitu tepat pasien 48 pasien
(100%), tepat indikasi 48 pasien (100%), tepat obat 48 pasien (100%), dan tepat
dosis 34 pasien (70,84%).