Abstract :
Antikoagulan oral yaitu warfarin, merupakan terapi utama yang
digunakan untuk pencegahan dan pengobatan akut dan jangka panjang dari
berbagai macam tipe penyakit tromboemboli. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui dan menganalisis kejadian interaksi dan mekanisme terjadinya
interaksi warfarin dengan obat lainnya pada pasien rawat inap yang mendapatkan
terapi warfarin di RSUD Kota Salatiga.
Metode : Penelitian yang dilakukan merupakan penelitian non-eksperimental
dengan metode penelitian deskriptif dan pengambilan data secara restropektif
dengan tekhnik pengambilan data menggunakan total sampling yaitu 52 sampel.
Data dianalisa secara deskriptif.
Hasil : Kajian interaksi obat pada penelitian ini yaitu interaksi warfarin dengan obat
lainnya. Total sampel pada penelitian ini sebanyak 52 pasien dengan jumlah pasien
laki-laki 30 (58%) dan perempuan 22 (42%) . Berdasarkan data rekam medis pasien
ditemukan kejadian interaksi sebanyak 14 pasien dengan total kasus 15 kasus
mengalami interaksi obat secara farmakokinetika yang terbagi dalam kejadian
interaksi mayor sebanyak 4 kasus dengan presentase (26,66%), moderate sebanyak
5 kasus dengan presentase (20%) dan minor sebanyak 6 kasus dengan presentase
(33,33%) .
Kesimpulan : Kejadian interaksi obat pada pasien rawat inap yang mendapatkan
terapi warfarin di RSUD Salatiga ditemukan pada 14 pasien dengan total kejadian
sebanyak 15 kasus.