Abstract :
Hipertensi adalah peningkatan yang terjadi saat tekanan darah
sistolik sedikitnya 140 mmHg. Pengunaan obat antihipertensi akan dapat
memperlihatkan seberapa jauh obat dapat memperoleh efek yang diharapkan
dalam praktek klinis. Penelitian ini bertujuan untuk mengentahui pola pengunaan
obat pada pasien hipertensi di RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran.
Metode : Desain penelitian ini mengunakan deskriptif observasional dengan
mengumpulkan data rekam medis secara retrospektif yaitu dengan melihat
peristiwa yang terjadi sebelumnya. Data pasien hipertensi diambil dari ruang
rawat jalan di RSUD dr. Gondo Suwarno Ungaran pada tahun 2022.
Hasil : Hasil penelitian menunjukan pengunaan obat yang paling banyak
digunakan pada pasien hipertensi adalah obat amlodipin yang merupakan
golongan Calcium Chanel Blocker (CCB) dengan jumlah 8,70%. Pengunaan
terapi 2 obat kombinasi yang sering diresepkan adalah golongan ARB+CCB
dengan jumlah 17,39%.
Kesimpulan: Pengobatan terapi tunggal pada pasien antihipertensi yang sering
diresepkan adalah adalah obat amlodipin. Sedangkan terapi kombinasi dua obat
yang paling banyak digunakan adalah golongan angiotensin receptor blockers
(ARB), dan calcium channel blockers (CCB).