Abstract :
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan infeksi
bakteri yang menyerang saluran pernapasan dan berlangsung selama 14 hari.
Kejadian ISPA pada anak memiliki prevalensi periode yang tinggi terutama pada
anak-anak dan balita. Menurut DepKes RI setiap tahunnya hamper 17% kematian
disebabkan oleh ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk menilai kerasionalitas
penggunaan antibiotik dan kajian interaksi obat pada pasien anak yang
terdiagnosa ISPA di Instalasi Rawat Jalan RSI Sultan Agung Semarang tahun
2022.
Metode : Jenis penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang
berdasarkan pada data di instalasi rekam medis dengan mengambil seluruh data
yang sesuai dengan kriteria inklusi. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 24
populasi. Analisa data pada penelitian ini menggunakan Analisa deskriptif.
Hasil : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan antibiotik pasien
ISPA atas terdiri dari amoksilin sebanyak 4 (16,6%), sefiksim sebanyak 11
(45,8%), sefadroksil sebanyak 1 (4,2%), thiamfenikol sebanyak 3 (12,4%), dan
kombinasi 5 (20,9%). Ketepatan penggunaan antibiotik pada pasien ISPA atas
yaitu tepat indikasi sebanyak 100%, tepat pasien sebanyak 100%, tepat obat
sebanyak 83,33% dan tepat dosis sebanyak 37,5%.
Simpulan : Kerasionalitas penggunaan antibiotik dari parameter ketepatan
penggunaan antibiotik pada pasien ISPA atas yaitu tepat indikasi sebanyak 100%,
tepat pasien sebanyak 100%, tepat obat sebanyak 100% dan tepat dosis sebanyak
37,5%.