Abstract :
Formalin merupakan bahan kimia berbahaya yang bersifat
karsigenik yang dapat menyebabkan keracunan bahkan menimbulkan kanker,
sehingga perlu dilakukan penelitian kandungan formalin pada lauk-pauk salah
satunya yaitu ikan asin. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui ada atau
tidaknya kandungan formalin pada ikan asin serta penetapan kadarnya.
Metode: Penelitian ini menggunakan sampel ikan asin dan reagen asam
kromatofat untuk uji kandungan formalin pada sampel. Metode penelitian ini
menggunakan Spektrofotometri UV-Vis dengan rentang panjang gelombang 400-
600 nm, kemudian ditetapkan ?maks 574,20 nm dengan diperoleh operating time
paling stabil pada menit ke-16 sampai ke-30 pada larutan baku formalin 10 ppm.
Hasil: Dari ke-5 sampel yang diuji hanya satu yang terdeteksi memiliki
kandungan formalin yaitu sampel A dengan kadar kandungan rata-rata sebesar
42,183 ± 1,352 mg/kg. Pada uji kurva baku didapatkan nilai persamaan regresi
liniernya yaitu y = 0,0504x+0,2282 dengan nilai r² sebesar 0,9991. Hasil validasi
metode pada uji akurasi diperoleh 101,482%, LOD sebesar 0,244 ppm, LOQ
sebesar 0,813 ppm, dan nilai presisi sebesar 0,723%.
Kesimpulan: Validasi metode yang digunakan meliputi uji linieritas, LOQ dan
LOD, akurasi dan presisi, dimana validasi metode tersebut memuhi persayarat.