Abstract :
Kulit dapat secara langsung terpapar oleh radikal bebas, sehingga
perlu penambahan antioksidan. Tanaman yang memiliki aktivitas antioksidan salah
satunya adalah rimpang jahe merah. Jahe merah dapat dibuat sediaan emulgel.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan formulasi dan uji aktivitas
antioksidan emulgel serbuk sari jahe merah.
Metode: Metode freeze drying digunakan pada pembuatan serbuk sari jahe merah.
Evaluasi mutu fisik sediaan emulgel meliputi orgaoleptis, pH, homogenitas, tipe
emulsi, daya sebar, daya lekat, dan viskositas. Aktivitas antioksidan diuji
menggunakan metode DPPH dengan parameter nilai IC50. Analisis data
menggunakan statistik.
Hasil: Evaluasi mutu fisik sediaan emulgel serbuk sari jahe merah menghasilkan
nilai pH basis (6,22±0,04), F1 (6,18±0,09), F2 (6,24±0,18), F3 (6,12±0,04). Sediaan
emulgel homogen dan tipe emulsi O/W. Daya sebar basis (3,43±0,15cm), F1
(3,67±0,46cm), F2 (3,73±0,15cm), F3 (3,83±0,29cm). Daya lekat basis
(1,80±0,13detik), F1 (1,38±0,29detik), F2 (1,44±0,42detik), F3 (1,81±0,34detik).
Viskositas basis (2.584±651,362cps), F1 (3.024±377,762cps), F2
(3.245±514,955cps), F3 (3.562±252,024cps). Nilai IC50 serbuk sari jahe merah
yaitu 14,09±3,11ppm F1 (35,08±1,34ppm), F2 (32,91±1,32ppm), dan F3
(26,53±2,32ppm). Evaluasi mutu fisik menghasilkan data tidak berbeda tetapi nilai
IC50 berbeda.
Kesimpulan: Sediaan emulgel serbuk sari jahe merah memiliki tipe emulsi O/W,
pH, homogenitas, daya lekat, dan viskositas memenuhi syarat sedangkan daya sebar
belum memenuhi syarat. Serbuk sari jahe merah, F1, F2, dan F3 memiliki nilai IC50
berturut-turut sebesar 14,09±3,11ppm; 35,08±1,34ppm; 32,91±1,32ppm; dan
26,53±2,32ppm. Konsentrasi serbuk sari jahe merah berpengaruh terhadap
organoleptis, daya sebar, dan nilai IC50, tetapi tidak berpengaruh terhadap pH,
homogenitas, tipe emulsi, daya lekat, viskositas.