Abstract :
Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia 2022, overweight
anak di Indonesia 3,5%. Penyebab utama dari obesitas adalah lebihnya asupan
makan dibandingkan dengan energi yang digunakan.
Tujuan : mengetahui hubungan asupan karbohidrat dan minuman berpemanis dari
makanan jajanan dengan IMT/U pada usia anak sekolah di SD Negeri Ngabeyan
dan SD Negeri Bantir.
Metode : Desain penelitian ini analitik observasional menggunakan pendekatan
cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh SD yang berada di Kecamatan
Candiroto. Teknik pengambilan sampel total sampling yaitu 52 responden.
Instrumen penelitian menggunakan, formulir Repeat Recall 2 x 24 jam,
timbangan dan microtoise. Analisis data menggunakan spearman rho (?=0,05).
Hasil : Hasil asupan karbohidrat dari makanan jajanan responden mempunyai
rata-rata 114,29 gram. Konsumsi minuman berpemanis dari makanan jajanan
mempunyai rata-rata 209,04 kkal. IMT/U mempunyai rata-rata -0,1204. Tidak ada
hubungan asupan karbohidrat, dan ada hubungan konsumsi minuman berpemanis
dari makanan jajanan dengan IMT/U pada usia anak sekolah di SD Negeri
Ngabeyan dan SD Negeri Bantir (p=0,112 ; p=0,001).
Kesimpulan : Tidak ada hubungan asupan karbohidrat dari makanan jajanan
dengan IMT/U pada usia anak sekolah di SD Negeri Ngabeyan dan SD Negeri
Bantir. Ada hubungan konsumsi minuman berpemanis dari makanan jajanan
dengan IMT/U pada usia anak sekolah di SD Negeri Ngabeyan dan SD Negeri
Bantir.