Abstract :
Nugget merupakan cepat saji, modifkasi nugget menggunakan
bahan tempe gembus dan ikan lele. Nugget ikan lele memiliki kelemahan yakni pada
kurangnya kandungan serat maka ditambahkan tempe gembus yang merupakan
makanan sumber serat sehingga menjadi alternatif makanan olahan yang lebih
mudah di buat serta meningkatkan nilai ekonimis produk.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesukaan serta
kandungan gizi protein dan serat pada nugget berbaha tempe gembus dengan
penambahan ikan lele (Clarias sp).
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental design, dilakukan
analisis uji hedonik dengan 25 panelis tidak terlatih. Formulasi pembuatan nugget
yaitu F1 (25 % : 75 %), F2 (50 % : 50 %) dan F3 (75 % : 25 %) kemudian dilakukan
uji analisis protein menggunakan metode kjeldahl dan serat kasar menggunakan
metode gravimetri.
Hasil : Berdasarkan uji hedonik nugget tempe gembus dan ikan lele formula 2 lebih
disukai (75.85%) dibandingkan dengan formula 1 (70,6 %) dan 3 (74, 7 %) yang
kurang disukai berdasarkan kategori warna. Kandungan gizi pada formula 2 pada
protein ( 9,06 g) dan serat ( 5,82 g).
Simpulan : Nugget tempe gembus dan ikan lele yang paling disukai adalah formula
ke 2 (50 % : 50 %) dari segi warna, aroma, rasa dan tekstur lalu formula ke 3 dan
formula ke 1.