Abstract :
Ketahanan kardiorespirasi merupakan komponen kesegaran
jasmani penunjang prestasi atlet. Persen lemak tubuh merupakan factor yang
mempengaruhi ketahanan kardiorespirasi seorang atlet. Tujuan : Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui hubungan persen lemak tubuh dengan ketahanan
kardiorespirasi pada atlet di PPLOPD Kota Salatiga.
Metode: Menggunakan observasional korelatif dengan pendekatan cross
sectional dengan jumlah sampel 52 orang diambil dengan metode random
sampling. Persen lemak diukur menggunakan Bioelectric Impedance Analyzer
(BIA) dengan ketelitian 0,1. Ketahanan kardiorespirasi diukur menggunakan test
Cooper lari 2400 meter. Analisi bivariat menggunakan uji Spearman (? = 0,05).
Hasil: Rerata persen lemak tubuh pada atlet 18,0±7,0%, sedangkan rerata
ketahanan kardiorespirasi pada atlet 791,7±137,5. Analisis bivariat menunjukkan
nilai p=0,013 yang berarti bahwa terdapat hubungan antara persen lemak tubuh
dengan ketahanan kardiorespirasi. Meningkatnya persen lemak tubuh akan
menurunkan ketahanan kardiorespirasi dengan kekuatan yang lemah (r=-343).
Simpulan: Ada hubungan persen lemak tubuh dengan ketahanan kardiorespirasi
pada atlet di pusat pendidikan dan latihan olahraga pelajar daerah (PPLOPD) Kota
Salatiga.