Abstract :
Obesitas merupakan permasalahan kesehatan yang menjadi
fokus dalam program pembangunan kesehatan oleh pemerintah Pada tahun 2014
lebih dari 1.9 miliar orang dewasa mulai usia 18 tahun, mengalami kelebihan
berat badan dan dari jumlah tersebut lebih dari 600 juta mengalami obesitas.
Secara keseluruhan, sekitar 13% dari populasi dunia kategori dewasa (11% laki-
laki dan 15% perempuan
Tujuan : Untuk mengetahui hubungan antara asupan energi dan aktivitas fisik
dengan persen lemak tubuh mahasiswa gizi
Metode : Penelitian observasional dengan rancangan cross-sectional bertempat
di Universitas Ngudi Waluyo kota Semarang. Sampel berjumlah 102 subjek yang
merupakan mahasiswa putri prodi gizi usia 18-23 tahun dan dipilih menggunakan
purposive random sampling. Persen lemak tubuh diukur menggunakan
Bioelectrical impedance analysis (BIA). Asupan energi dan aktivitas fisik
diperoleh dengan wawancara menggunakan FFQ semi kuantitatif dan recall
aktivitas fisik 1x24 jam. Data dianalisis menggunakan uji korelasi spearman rho.
Hasil: uji korelasi menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara asupan energi
dengan persen lemak tubuh (r =-1,111 p = 0,268), sedangkan aktivitas fisik
dengan persen lemak tubuh menunjukkan uji korelasi tidak ada hubungan yang
bermakna (r = -0,014, p = -0,086).
Simpulan : Asupan energi tidak ada hubungan bermakna dengan persen lemak
tubuh sedangkan aktivitas fisik tidak ada hubungan dengan persen lemak tubuh.