DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN KONSUMSI PANGAN TINGGI INDEKS GLIKEMIK DENGAN KEJADIAN OBESITAS SENTRAL PADA DEWASA MUDA
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Tarisshania, Reyna
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2024-03-21 03:18:47 
Abstract :
Obesitas termasuk dalam 10 masalah kesehatan utama dunia dan lima teratas di negara berkembang seperti Indonesia. Prevalensi obesitas sentral berdasarkan Riset Kesehatan Dasar pada tahun 2018 sebesar 31%. Itu artinya lebih dari seperempat usia ?15 tahun mengalami obesitas sentral pada tahun 2018. Faktor yang mempengaruhi obesitas sentral yaitu kebiasaan makan makanan tinggi indeks glikemik. Tujuan : Mengetahui adanya hubungan konsumsi pangan tinggi indeks glikemik dengan kejadian obesitas sentral pada dewasa muda. Metode : Metode penelitian menggunakan pendeketan cross sectional. Sampel 108 responden yang didapatkan menggunakan teknik proportional random sampling. Pengambilan data dengan cara pengukuran lingkar pinggang panggul, berat badan dan tinggi badan, sedangkan untuk asupan indeks glikemik menggunakan lembar FFQ yang sudah dimodifikasi. Analisis bivariate menggunakan metode analisis uji koefisien kontingensi dengan tingkat kemaknaan 5%. Hasil : Prevalensi obesitas sentral pada mahasiswa yang mengalami obesitas sentral sebanyak 56 responden (51.9%), dan mahasiswa yang sering konsumsi pangan dengan indeks glikemik tinggi sebanyak 84 mahasiswa atau 77,8%. Terdapat hubungan antara konsumsi pangan tinggi indeks glikemik dengan kejadian obesitas sentral pada dewasa muda (p = 0,001). Simpulan : Terdapat hubungan antara konsumsi pangan tinggi indeks glikemik dengan kejadian obesitas sentral pada dewasa muda. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo