Abstract :
Prevalensi anak autis di dunia diperkirakan satu dari 100 anak
di dunia menderita Autism Spectrum Disorder (ASD) (World Health Organization,
2023) . Anak autis memiliki keterbatasan konsumsi jenis bahan makanan yang
dapat mempengaruhi pola perilaku, status gizi dan system pencernaan anak.
Tujuan : Mengetahui hubungan asupan energi dan zat gizi makro dengan status
gizi pada anak autis usia sekolah di SLB C Dharma Mulia Dan SLB Yayasan
Autisma Kota Semarang.
Metode : Desain penelitian ini analitik observasional dengan pendekatan cross
sectional. Populasi penelitian ini seluruh siswa di SLB C Dharma Mulia Dan SLB
Yayasan Autisma Kota Semarang.Teknik pegambilan sampel total sampling yaitu
52 responden. Instrumen penelitian menggunakan, formulir Repeat Recall 2 x 24
jam, timbangan dan microtoise. Analisis data menggunakan korelasi pearson dan
rank spearman (?=5%) .
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan rata-rata asupan energi (106,5%) dengan
kategori cukup, zat gizi makro protein (146%) dengan kategori lebih, lemak
(122,8%) dengan kategori lebih dan karbohidrat (105,7%) dengan kategori cukup.
Sebagian besar status gizi berdasarkan IMT/U baik (0,97 SD). Ada hubungan
asupan energi dan zat gizi makro dengan status gizi pada anak autis usia sekolah
di SLB C Dharma Mulia Dan SLB Yayasan Autisma Kota masing-masing yaitu
energi (p= 0,001), protein (p= 0,001), lemak (p= 0,003) dan karbohidrat (p=
0,001).
Simpulan : Ada hubungan asupan energi dan zat gizi makro dengan status gizi
pada anak autis usia sekolah di SLB C Dharma Mulia Dan SLB Yayasan Autisma
Kota Semarang