Abstract :
Cookies merupakan kue kering berbentuk kecil yang
mempunyai rasa manis dan tektur yang renyah. Cookies umumnya terbuat dari
tepung terigu sehingga mengandung banyak karbohidrat. Oleh karena itu, untuk
mengurangi konsumsi tepung terigu dan menambah nilai gizi cookies, dilakukan
inovasi cookies dari bahan pangan lokal seperti kentang dan sumber protein yang
berasal dari protein nabati seperti kacang fava.
Tujuan : Untuk mengetahui tingkat kesukaan dan kandungan energi, protein,
lemak, karbohidrat dan serat pada cookies tepung kentang dan kacang fava.
Metode : Penelitian ini menggunakan desain eksperimen. Perlakuan dilakukan
dengan membuat 3 formulasi yang berbeda dengan perbandingan tepung kentang
tepung kacang fava : F1 (60% : 40%) , F2 (50% : 50%), dan F3 (40% : 60%),
kemudian dilakukan uji tingkat kesukaan dengan formulir hedonik, formula
dengan tingkat kesukaan terbaik selanjutnya dilakukan uji kandungan gizi (energi,
protein, karbohidrat, lemak dan serat) kemudian dideskripsikan.
Hasil : Hasil penelitian ini dilakukan uji tingkat kesukaan, uji tingkat kesukaan
terbaik pada formulasi 3 dengan nilai 63,4%. Kandungan gizi pada formulasi 3
dalam 100 gram cookies yaitu energi 435,7 kkal, protein 14,4%, lemak 17,1%,
karbohidrat 56,0%, dan serat 4,4%.
Simpulan : Nilai zat gizi pada cookies tepung kentang dan kacang fava lebih
tinggi dari pada cookies komersial. Kandungan karbohidrat pada cookies tidak
memenuhi syarat SNI dan serat pada cookies melebihi syarat SNI-2973-2011.