Abstract :
Nugget adalah produk olahan daging yang populer di kalangan
semua usia dan biasanya tersedia dalam bentuk siap masak, hanya membutuhkan
persiapan singkat sebelum dapat dimakan. Kandungan protein, kalsium, fosfor
ikan gabus dan daun kelor cukup tinggi tetapi kurang digemari dimasyarakat
karena pengolahan yang monoton. Oleh karena itu, dikembangkan produk nugget
ikan gabus dengan penambahan daun kelor untuk mengetahui preferensi
konsumen terhadap produk yang telah dihasilkan.
Tujuan: Untuk mengetahui formulasi nugget ikan berdasarkan uji kesukaan dan
mendeskripsikan kandungan protein, kalsium dan fosfor.
Metode: Penelitian ini menggunakan penelitian Eksperimental Design, perlakuan
yang dilakukan dengan membuat formulasi nugget ikan gabus dengan tambahan
daun kelor yaitu F1 (85%:15%), F2 (90%:10%), dan F3 (95%:5%). Kemudian
dilakukan uji hedonik untuk menentukan formulasi terbaik dan selanjutnya
dilakukan analisis kandungan protein, kalsium dan fosfor dari formulasi terbaik
tersebut.
Hasil: Penelitian menunjukan bahwa berdasarkan rata-rata paling banyak
penerimaan pada parameter warna, tekstur, aroma, rasa di dapatkan hasil paling
tinggi pada f3 yaitu 75,8% dibandingkan F2 68,4% dan F1 64,3%. Kandungan
gizi F3 berdasarkan analisis di dapatkan kandungan protein 5,52%, kalisum 62,2
mg dan fosfor 121,35 mg dalam 1 sajian nugget ikan sebesar 50 gram.
Simpulan: Nugget ikan formulasi 3 merupakan formulasi terbaik yang paling
disukai dengan kandungan protein sebesar 5,52%, kandungan kalsium sebesar
124,4 mg dan kandungan fosfor sebesar 242,7 mg.