Abstract :
Stunting di Desa Dawung sebanyak 15,3% yaitu 27 balita usia
24-59 bulan. Salah satu faktor stunting adalah feeding style.
Tujuan : Untuk mengidentifikasi hubungan antara feeding style dengan kejadian
stunting pada balita usia 24-59 bulan di Desa Dawung Kecamatan Jenar
Kabupaten Sragen.
Metode : Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Metode
pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Jumlah sampel
sebanyak 65 sampel yang merupakan balita usia 24-59 bulan. Metode
pengumpulan data menggunakan kuesioner Caregiver's Feeding Style
Questionnaire (CFSQ). Uji statistik menggunakan korelasi Uji Kendall tau.
Hasil : Terdapat 38.9% balita stunting dan 61.1% balita tidak stunting. Pola asuh
demokratis memiliki frekuensi balita tidak stunting sebesar 55.5%. Pola asuh
penelantar memiliki frekuensi balita stunting sebesar 27.7% dari jumlah
keseluruhan yaitu 27.8%. Feeding style berhubungan secara signifikan terhadap
kejadian stunting balita 24-59 bulan dengan kekuatan korelasi termasuk ke dalam
kategori korelasi kuat.
Kesimpulan : Terdapat hubungan antara feeding style dengan kejadian stunting
pada balita usia 25-59 bulan di Desa Dawung Kecamatan Jenar Kabupaten
Sragen.