Abstract :
Pemanfaatan gembili dan tepung mocaf dapat meningkatkan
diversifikasi pangan berbasis bahan pangan lokal yang dapat mengurangi
penggunaan tepung terigu yang merupakan bahan dasar dalam pembuatan
brownies.
Tujuan : Untuk mengetahui tingkat kesukaan dan kandungan gizi brownies
tepung gembili (Dioscorea esculenta L.) dan tepung mocaf (Modified Cassava
Flour).
Metode : Penelitian ini menggunakan desain eksperimental. Formulasi brownies
terdiri dari 3 formula, yaitu perbandingan tepung gembili : tepung mocaf untuk
formula 1 (70% : 30%), formula 2 (60% : 40%), dan formula 3 (50% : 50%).
Selanjutnya dilakukan uji tingkat kesukaan kemudian hasil yang terbaik akan
dilakukan uji kandungan gizi pada produk brownies.
Hasil : Hasil penelitian dari uji tingkat kesukaan brownies tepung gembili dan
tepung mocaf dari tiga formulasi diperoleh hasil tertinggi yaitu formula 3. Pada
formula 1 (67.1%), formula 2 (68.2%), dan formula 3 (71.5%). Kandungan gizi
brownies formula 3 yaitu energi sebesar 430 kkal, protein 0.784%, lemak 19.48%,
dan karbohidrat 64.02%.
Simpulan : Tingkat kesukaan brownies tepung gembili dan tepung mocaf yaitu
formula 67.1%, formula 2 68.2%, dan formula 3 71.5%. Formula 3 merupakan
formula brownies yang paling banyak disukai mengandung energi 430 kkal,
protein 0.784%, lemak 19.48%, dan karbohidrat 64.02% dalam 100 gram.