Abstract :
Latar belakang : Calon pengantin yang akan menikah adalah cikal bakal terbentuknya sebuah keluarga, sehingga sebelum menikah calon pengantin perlu mempersiapkan kondisi kesehatannya. Hal ini bertujuan supaya wanita dapat menjalani kehamilan dan persalinan dengan baik. Mempersiapkan kehamilan yang sehat dapat dilakukan sejak sebelum menikah. Salah satu bentuk pemeriksaan yang juga merupakan syarat yang harus dipenuhi adalah imunisasi Tetanus Toxoid (TT). Peneliti telah melakukan studi pendahuluan kepada 8 orang calon pengantin dan diajukan pertanyaan mengenai tujuan imunisasi TT, dari 8 calon pengantin tersebut 6 orang diantaranya menjawab salah dan 2 orang menjawab benar. Diberikan pertanyaan mengenai manfaat imunisasi TT dari 8 calon pengantin yang menjawab benar hanya 1 orang saja. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menegetahui adanya Perbedaan sebelum dan sesudah dilakukannya konseling mengenai imunisasi TT terhadap calon pengantin di wilayah Puskesmas Bantarbolang Metode : Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Desain penelitian menggunakan quasy eksperimen, dengan menggunakan pendekatan one group pretest dan posttest untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukan konseling mengenai imunisasi TT terhadap calon pengantin. Hasil : Hasil uji wilcoxon ialah berdasarkan dari output SPSS terlihat bahwa Asymp. Sig (2-tailed) bernilai 0,000. Karena nilai 0,000 lebih kecil dari 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang artinya Ada perbedaan rata-rata antara hasil konseling Pre Test dengan Post Test. Sehingga dapat dikatakan ada Perbedaan Pengetahuan Sebelum Dan Sesudah Dilakukan Konseling Mengenai Imunisasi Tt Terhadap Calon Pengantin Di Wilayah Puskesmas Bantarbolang Kesimpulan : Adanya perbedaan sebelum dan sesudah dilakukan konseling mengenai imunisasi TT terhadap calon pengantin di wilayah puskesmas bantarbolang.