Abstract :
Latar Belakang: Mual dan mutah merupakan keluhan yang sering dialami oleh ibu hamil trimester I akan tetapi apabila tidak ditangani dengan tepat akan menimbulkan masalah patologis/hiperemesis gravidarum (mual muntah yang berlebihan) yang dapat mengakibatkan dehidrasi dan masalah pada janin. Adapun penanganan yang dapat dilakukan salah satunya dengan pemberian terapi nonfarmakologi yaitu akupresur titik ST36 (Zusanli) yang tidak memiliki efek samping. Tujuannya untuk mengetahui apakah ada pengaruh akupresur titik ST36 terhadap mual muntah ibu hamil trimester I di Wilayah Kerja Puskesmas Tengaran tahun 2023. Metode: Rancangan penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan One Group Pre-Test Post-Test. Jumlah sampel yang digunakan adalah 20 responden pada bulan Desember tahun 2023 di Puskesmas Tengaran dengan teknik Total Sampling dan menggunakan instrument PUQE-24. Analisis data yang digunakan adalah analisis data Univariat dan Bivariat, menggunakan uji statistik non-parametrik yaitu Uji Wilcoxon karena data tersebut tidak berdistribusi normal sehingga tidak bisa menggunakan uji Paired T-test. Hasil: Data yang diuji menggunakan uji Wilcoxon dapat dilihat dari nilai rata-rata sebelum diberikan akupresur sebesar 9.30 dan nilai rata-rata sesudah diberikan akupresur sebesar 5.45 sehingga selisih sebelum dan sesudah intervensi sebesar 3.85 serta nilai sig 0.000 yaitu berarti p value (0.05) maka Ha diterima dan Ho ditolak yang yang berarti ada pengaruh akupresur ST36 (Zusanli) terhadap mual muntah ibu hamil trimester I di wilayah kerja puskemas tengaran. Simpulan: Pijat akupresur titik ST36 (Zusanli) mampu menurunkan frekuensi mual pada ibu hamil trimester I di wilayah kerja puskesmas tengaran.