Abstract :
Latar belakang: Anemia pada ibu hamil jika tidak diatasi segera dapat berdampak buruk bagi ibu dan janin, serta meningkatkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian bayi (AKB). Komplikasi yang dapat terjadi seperti abortus, KPD, PPI, perdarahan post partum, dan BBLR Tujuan: untuk mengetahui gambaran kejadian komplikasi pada ibu hamil dengan anemia di Rumah Sakit Balikpapan Baru Metode: jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini seluruh ibu hamil yang mengalami anemia di Rumah Sakit Balikpapan Baru dari bulan Januari ? Oktober 2023 yang berjumlah 199 responden.. Teknik pengambilan sampel total sampling. Alat pengambilan data menggunakan lembar dokumentasi. Analisis data diolah menggunakan rumus distribusi frekuensi. Hasil : Ibu hamil dengan anemia yang mengalami komplikasi sebanyak 116 orang (58,3%) dan yang tidak mengalami komplikasi sebanyak 83 orang (41,7%). Dari 116 ibu hamil dengan anemia yang mengalami komplikasi, komplikasi yang dialami yaitu abortus (9,5%), KPD (14,6%), PPI (15,1%), Perdarahan post partum (4,1%), dan BBLR (5%). Simpulan: Mayoritas ibu hamil dengan anemia mengalami komplikasi. Hendaknya ibu hamil dengan anemia harus rutin mengonsumsi tablet tambah darah dan mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi untuk mencegah komplikasi bagi ibu dan bayi.