Abstract :
Bayi baru lahir juga membutuhkan perawatan yang dapat meningkatkan kesempatan menjalani masa transisi dengan berhasil. perawatan bayi baru lahir meliputi perawatan menjaga suhu tubuh bayi, perawatan personal hygiene, perawatan tali pusat, serta nutrisi pada bayi. Pengetahuan ibu yang rendah beresiko tinggi terjadinya masalah kesehatan pada bayi baru lahir mereka dibandingkan dengan ibu yang memiliki pengetahuan yang tinggi, melakukan perawatan yang benar dan sesuai dengan prosedur perawatan akan dapat meningkatkan kesehatan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan ibu tentang perawatan pada bayi baru lahir dipuskesmas pringapus. Desain penelitian ini deskriptif kuantitatif cross sectional. Populasi penelitian ini seluruh ibu hamil trimester III yang terdata pada bulan Oktober dan November tahun 2023 di Puskesmas Pringapus sebanyak 34 populasi. jumlah sampel 34 responden menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan ibu tentang perawatan bayi baru lahir. Hasil penelitian ini menunjukkan mayoritas responden berusia diantara 20-35 tahun sebanyak 31 orang (%), pendidikan terakhir mayoritas SMA/SMK sebanyak 22 orang (64%), mayoritas paritas ibu berstatus multipara sebanyak 20 orang (58.8%), tingkat pengetahuan ibu tentang perawatan bayi baru lahir mayoritas baik sebanyak 27 orang (79.4%) dan terdapat 7 (20.6%) orang dengan pengetahuan cukup. Berdasarkan hasil penelitian yang sudah dilakukan dapat disimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil trimester III di puskesmas pringapus tentang perawatan pada bayi baru lahir dalam kategori baik.