Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh BOPO, NIM, LDR,
NPL dan CAR bank umum konvensional di indonesia diproksikan dengan ROA.
Populasi dalam penelitian ini adalah bank umum konvensional di indonesia yang
terdaftar di otoritas jasa keuangan periode 2018-2022. Pengambilan sampel
menggunakan metode purposive sampling denngan kriteria bank memiliki laporan
publikasi lengkap pada tahun 2018-2022, serta bank memiliki rasio tidak negatif
dan labanya tidak 0. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah
62 bank umum konvensional yang memenuhi uji asumsi klasik. Penelitian ini
menggunakan data yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan bank yang
diterbitkan bank dalam laporan keuangan publikasi bank otoritas jasa keuangan.
Teknik analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda.
Sebelum melakukan analisis regresi berganda, dilakukan uji asumsi klasik terlebih
dahulu. Uji asumsi klasik menunjukkan bahwa uji normalitas berdistribusi
normal, uji multikolonieritas tidak terjadi multikolonieritas, uji heteroskedasitas
tidak terjadi heteroskedasitas dan uji autokorelasi tidak terjadi autokorelasi. Hasil
pengujian determinasi (Uji R2) adalah BOPO, NIM, LDR, NPL dan CAR secara
bersama-sama mempengaruhi ROA sebesar 73,9% dan sebesar 26,1% di
pengaruhi rasio lain di luar penlitian. Berdasarkan pengujian data, hipotesis secara
parsial (Uji t) dapat disimpulkan BOPO berpengaruh negatif dan signifikan, NIM
berpengaruh positif dan signifikan, LDR berpengaruh negatif dan tidak signifikan,
NPL berpengaruh positif dan tidak signifikan, CAR berpengaruh negatif dan tidak
signifikan.