Abstract :
Latar Belakang : Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh dan untuk masyarakat dengan dukungan teknis dari petugas kesehatan. Salah satu kendala yang dihadapi terkait dengan kunjungan balita ke posyandu adalah tingkat pemahaman keluarga terhadap manfaat posyandu. Hal tersebut berpengaruh pada kepatuhan ibu dalam mengunjungi posyandu. Tingkat partisipasi masyarakat ke Posyandu di Desa Woworaha tahun 2022 menjadi yang terendah berada di wilayah Puskesmas Lasoolo sebesar 56%. Tujuan penelitian : Untuk mengetahun hubungan antara pengetahuan ibu tentang posyandu terhadap kepatuhan mengikuti posyandu di Desa Waworaha. Metode penelitian : Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu yang memiliki balita usia 1-5 tahun di Desa Woworaha sebanyak 95 orang. Teknik sampel menggunakan quota sampling dengan jumlah 49 responden. Analisis data menggunakan uji Chi Square. Hasil penelitian : Sebagian responden memiliki tingkat pengetahuan cukup sebanyak 25 responden (51%) dan responden yang patuh mengikuti posyandu sebesar 30 responden (61,2%). Diperoleh p value sebesar 0,000 < ? (0,05), maka hasilnya ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang posyandu terhadap kepatuhan mengikuti posyandu. Simpulan : Ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang posyandu terhadap kepatuhan mengikuti posyandu di Desa Waworaha. Hasil penelitian menjadi dasar pemahaman pengetahuan dan informasi mengenai pentingnya untuk patuh dalam kegiatan rutin posyandu.