Abstract :
Mual muntah atau emesis gravidarum merupakan hal yang wajar terjadi pada kehamilan muda, biasanya terjadi 60-80% pada primigravida dan 40-60% multigravida. Penanganan mual muntah dilakukan dengan terapi farmakologis dan non farmakologis. Salah satu penanganan non farmakologis yaitu dengan cara pemberian aromaterapi lemon dengan inhalasi.
Tujuan : Memberikan Asuhan Kebidanan pada ibu hamil Trimester I dengan Emesis Gravidarum di BPM Sofia Harjayanti S.ST keb Desa Candirejo Kecamatan Ungaran Barat Kabupaten Semarang dengan menggunakan manajemen kebidanan 7 langkah Varney
Metode : Metode penulisan yang digunakan penulis dengan mengumpulkan data dengan cara wawancara, pemeriksaan fisik, dan observasi.
Hasil : Setelah dilakukan asuhan kebidanan dengan mengaplikasikan aromaterapi pada tanggal 19 ? 25 Mei 2019, Ny. A tidak mengalami mual muntah lagi.
Kesimpulan : Aromaterapi Lemon efektif untuk mengurangi frekuensi mual muntah pada ibu hamil trimester I.
Saran : Diharapkan tenaga kesehatan mampu menggunakan aromaterapi lemon sebagai penanganan ibu hamil saat mual ? muntah secara efektif dan efisien.