Abstract :
Pelayanan di Instalasi gawat darurat (IGD) meliputi transfer pasien
yaitu kegiatan pelayanan dengan cara melakukan tindakan perpindahan pasien dari satu
tempat ke tempat yang lain. Salah satu faktor yang mempengaruhi komunikasi efektif
adalah kepuasan kerja yang berdampak pada keterlibatan karyawan dan kinerja
pekerjaan. Komunikasi efektif dalam proses transfer menjadi penting dalam
menentukan keberhasilan memberikan asuhan keperawatan dan dalam pelaksanaan
komunikasi SBAR ini sering dikaitkan dengan kepuasan kerja. Kepuasan kerja yang
tinggi akan menjadikan karyawan mempunyai komunikasi yang baik dan membantu
dalam pekerjaannya serta menurunkan konflik yang terjadi dalam asuhan keperawatan.
Tujuan: Mengetahui hubungan kepuasan kerja dengan pelaksanaan komunikasi SBAR
pada tindakan transfer pasien di ruang IGD.
Metode: Kuantitatif korelasional dengan rancangan cross sectional. Populasi
menggunakan 27 perawat dengan teknik total sampling. Alat pengambilan data
menggunakan kuesioner job satisfaction scale dan komunikasi SBAR transfer. Analisa
data menggunakan uji kendall tau.
Hasil : Kepuasan kerja perawat termasuk dalam kategori tinggi sebanyak 10 responden
(37%), pelaksanaan komunikasi SBAR pada tindakan transfer pasien dalam kategori
cukup sebanyak 13 responden (48,1%). Hasil uji kendall tau didapatkan p value (0,000)
<? (0,05) dengan nilai koefisien korelasi 0,856, dimana ada hubungan signifikan dengan
korelasi kuat antara kepuasan kerja dengan pelaksanaan komunikasi SBAR pada
tindakan transfer pasien di Ruang IGD RSUD dr. Gondo Suwarno.
Saran: Peneliti selanjutnya diharapkan dapat menggunakan metode penelitian kualitatif
yang mana dapat meneliti lebih mendapat pada komunikasi SBAR dan kepuasan kerja
perawat, selain itu dapat menggunakan instrumen penelitian kepuasan kerja khusus pada
perawat.