Abstract :
Berdasarkan Data Riskesdas 2007 penyebab kematian pada
bayi baru lahir yaitu hiperbilirubin dengan prevalensi sebesar 5,6%. Upaya untuk
mengurangi kejadian hiperbilirubin adalah edukasi pencegahan hiperbilirubin
pada bayi. Edukasi menggunakan media video dapat mempengaruhi tingkat
pengetahuan ibu.
Tujuan : Mengetahui pengaruh pemberian edukasi melalui media video terhadap
pengetahuan ibu tentang pencegahan hiperbilirubin pada bayi di RSUD Dr.
Gunawan Mangunkusumo Ambarawa
Metode : Penelitian ini menggunakan metode Quasy Eksperimen dengan desain
pre-test post-test With Control Group Design. Metode pengambilan samplingnya
menggunakan teknik Qouta Sampling. Jumlah sampel 42 responden dibagi 2 yaitu
21 kelompok intervensi dan 21 kelompok kontrol . Alat yang di gunakan pada
penelitian ini yaitu kuesioner sesuai SPO tentang pencegahan hiperbilirubin pada
bayi. Pada analisa data menggunakan analisa univariat menggambarkan
pengetahuan ibu dari hasil pre test post test pada kelompok kontrol dan kelompok
intervensi Analisa bivariat digunakan mengetahui apakah ada pengaruh sebelum
dan sesudah pemberian edukasi melalui media video terhadap pengetahuan ibu
tentang pencegahan hiperbilirubin pada bayi
Hasil : Hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh pemberian edukasi melalui
media video terhadap pengetahuan ibu tentang pencegahan hiperbilirubin pada
bayi. Dapat dilihat dari hasil penelitian uji beda 2 mean antara nilai rata ? rata
pada kelompok kontrol sebesar 7,595 sedangkan kelompok intervensi 11,642
terdapat selisi 4,047. Maka kelompok intervensi lebih baik dari kelompok kontrol.
Saran : Diharapkan Penelitian ini digunakan sebagai tambahan metode edukasi
dan bahan informasi tentang pencegahan hiperbilirubin pada bayi di RSUD Dr.
Gunawan Mangunkusumo Ambarawa. Dan dapat diterapkan oleh ibu dirumah
dalam perawatan bayinya.