Abstract :
Salah satu unsur penilaian pasien terhadap pelayanan yang
diberikan adalah komunikasi, karena komunikasi mempunyai perana yang besar
dalam kepuasan pasien. Komunikasi yang dilakukan secara terapeutik akan
banyak menghindari resiko yang tidak perlu terjadi dan akan membuat pasien
merasa lebih nyaman dan puas terhadap pelayanan yang diberikan oleh tenaga
kesehatan
Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan
komunikasi terapeutik dengan kepuasan pasien di wilayah kerja UPTD Puskesmas
Leyangan Kabupaten Semarang.
Metode : Desain penelitian yang digunakan yaitu deskriptif korelasional dengan
pendekatan cross sectional. Populasi keseluruhan berjumlah 2215 warga dengan
sampel berjumlah 92 responden. Pengambilan sampel dengan quota sampling.
Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Pengujian dilakukan dengan uji
Univariat.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kepuasan pasien sebagian besar
disebabkan oleh komunikasi terapeutik perawat yang baik yaitu sebesar 74
responden (92,5%) dan yang disebabkan komunikasi terapeutik kurang baik yaitu
sebesar 6 responden (50,0%). Ada hubungan yang signifikan antara komunikasi
terapeutik dengan kepuasan pasien di wilayah kerja UPTD Puskesmas Leyangan
Kabupaten Semarang dilihat dari nilai ?-value yang didapatkan yaitu ?=0,000 <
?=0,05.
Kesimpulan: Penelitian ini diharapkan bisa meningkatkan kinerja seorang
perawat terutama dalam berkomunikasi dan sebagai profesi perawat tetap harus
memberikan pelayanan kepada pasien dalam kondisi apapun dan tanpa membeda-
bedakan status seorang pasien.