Abstract :
Hipertensi memberikan kontribusi kematian akibat penyakit
kardiovaskuler setiap tahunnya. Namun demikian jumlah kasus baru hipertensi
selalu meningkat setiap tahunnya. Masalah umum yang dijumpai dalam pengobatan
penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang seperti hipertensi
adalah ketidakpatuhan.
Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan peran perawat
sebagai edukator dengan kepatuhan pengobatan penderita hipertensi di Puskesmas
Guntur 1 Kabupaten Demak.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, desain penelitian yang
digunakan adalah deskriptif korelasi, dengan pendekatan cross sectional. Populasi
penelitian ini adalah penderita hipertensi di Puskesmas Guntur 1 berjumlah 242
orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan metode accidental sampling
dengan jumlah sampel 151 responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner
peran perawat sebagai edukator dan MMAS-8. Analisis data menggunakan Chi-
square.
Hasil : Berdasarkan analisis univariat memperoleh 86.1% responden menjawab
peran perawat sebagai edukator dengan katagori baik dan 90.7% responden
menjawab patuhan pengobatan dalam katagori tinggi. Analisis bivariat
menggunakan uji Chi-square mendapatkan hasil p-value 0.000 < 0.05 dengan nilai
korelasi 0.729.
Kesimpulan : Terdapat hubungan peran perawat sebagai edukator dengan
kepatuhan pengobatan penderita hipertensi di Puskesmas Guntur 1 Kabupaten
Demak. Diharapkan penderita hipertensi lebih patuh dalam menjalani pengoabatan
hipertensi dan mencegah terjadinya komplikasi lanjut akibat pengobatan yang tidak
tuntas.