Abstract :
Pada masa peralihan ini remaja berada pada fase pencarian jati
diri, dan berhubungan lebih akrab dengan teman sebayanya dibanding dengan
orangtuanya sendiri Pada proses perkembangan diri remaja ini pentingnya untuk
membentuk identitas diri melalui pemahaman konsep diri yang dimilikinya. Pada
proses pembentukan konsep diri remaja dapat dipengaruhi salah satunya oleh
dukungan teman sebaya
Tujuan : mengetahui hubungan dukungan temans ebaya dengan konsep diri pada
remaja.
Metode : kuantitatif dengan pendekatan cros sectional, jumlah populasi 234
remaja di kelurahan Pudakpayung dengan jumlah sampel 148 remaja diambil
menggunakan teknik proportional random sampling. Pengambilan data
menggunakan kuesioner dukungan teman sebaya dan konsep diri. Analisa bivariat
menggunakan uji kendall tau.
Hasil : dukungan teman sebaya pada remaja di Kelurahan Pudakpayung sebagian
besar dalam kategori sedang sebanyak 68 remaja (45,9%), konsep diri pada
remaja di Kelurahan Pudakpayung sebagian besar dalam kategori positif sebanyak
80 remaja (54,1%), Ada hubungan dengan korelasi yang sangat kuat antara
dukungan teman sebaya dengan konsep diri pada remaja di Kelurahan
Pudakpayung dengan p value 0,000 dan nilai korelasi 0,602
Saran: Diharapkan remaja mampu mengenali dan lebih menerima diri sendiri dan
menetapkan tujuan yang realistis