Abstract :
Ulkus kaki diabetik merupakan salah satu komplikasi yang
sering terjadi pada penderita DM yang telah menderita selama 10 tahun atau lebih.
Perawatan kaki yang tidak teratur menyebabkan terjadinya ulkus kaki diabetik.
Tujuan : Mengetahui hubungan lama menderita diabetes mellitus dengan
kejadian diabetic foot ulcer pada pasien diabetes mellitus di Klinik Perawatan
Luka Diabetes di Kabupaten Kendal.
Metode : Desain penelitian ini deskriptif korelatif dengan pendekatan cross
sectional. Populasi penelitian ini pasien DM yang melakukan pemeriksaan di
Klinik Perawatan Luka Diabetes di Kabupaten Kendal dengan sampel 48 orang
diambil dengan teknik total sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan
adalah lembar pengumpulan data dan data dianalisis dengan uji chi square yang
diolah dengan program pengolahan data SPSS.
Hasil : Pasien DM di klinik perawatan luka diabetes sebagian besar mempunyai
lama menderita DM ? 10 tahun (52,1%) dan sebagian besar tidak mengalami
diabetic foot ulcer (77,1%). Ada hubungan yang bermakna lama menderita DM
dengan kejadian diabetic foot ulcer pasien DM di Klinik Perawatan Luka Diabetes
di Kabupaten Kendal, dengan p value sebesar 0,010 < ? (0,05).
Saran : Penderita DM yang lama menderita DM ? 10 tahun agar tetap
memperhatikan kondisi tubuh dikarenakan semakin lama menderita DM maka
kemungkinan terjadinya hiperglikemia kronik. Bagi pendeita DM yang telah
mengalami ulkus kaki agar melakukan perawatan kaki secara rutin dan mandiri
berdasarkan tips-tips untuk mengantisipasi ulkus tidak berkembang.