Abstract :
Keselamatan menjadi salah satu isu global dalam rumah sakit.
Rumah sakit memiliki tanggung jawab untuk meningkatkan mutu pelayanan
dalam pengelolaan keselamatan pasien. Upaya yang harus dilakukan dengan
menerapkan budaya keselamatan pasien. Setiap perawat memiliki tanggung jawab
dalam pelaksanaan keselamatan pasien, namun dalam hal ini terdapat faktor
individu mempengaruhi terlaksananya budaya ini adalah tingkat stres yang
dialami petugas terutama perawat.
Tujuan: mengetahui hubungan stres kerja perawat dengan pelaksanaan budaya
keselamatan pasien
Metode: Desain penelitian ini kuantitatif korelasional dengan rancangan cross
sectional. Populasi menggunakan 197 perawat RSUD dr. Gondo Suwarno, sampel
penelitian 132 perawat diambil dengan teknik proportional random sampling.
Alat pengambilan data menggunakan Kuesioner expanded nursing stress scale
(ENSS) dan Kuesioner Hospital Survey on Patient Safety Culture (HSOPSC).
Analisa data bivariat menggunakan spearman rank
Hasil : Stres kerja perawat sebagian besar dalam kategori rendah sebanyak 60
responden (48,5%), pelaksanaan budaya keselamatan pasien sebagian besar dalam
kategori baik sebanyak 80 responden (60,6%). Ada hubungan cukup signifikan
antara stres kerja perawat dengan pelaksanaan keselamatan budaya pasien di di
RSUD dr.Gondo Suwarno Ungaran dengan p value 0,00< 0,05 dengan nilai r -
0,477
Saran : diharapkan pihak rumah sakit dapat memberikan dukungan berupa
kebijakan untuk menurunkan tingkat stres pada perawat.