DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TERKONTROLNYA KADAR GULA DARAH PADA LANSIA PENDERITA DIABETES MELITUS DI PUSKESMAS PEGANDON KABUPATEN KENDAL
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Tiara Husna, Imtias
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2024-04-30 07:12:00 
Abstract :
Diabetes melitus adalah terjadi akibat tidak terkontrolnya insulin yang menyebabkan glukosa darah tinggi dan dapat menyebabkan komplikasi. Salah satu faktor yang menyebabkan tinggi dan rendahnya kadar gula darah adalah aktivitas fisik. Masalah kurangnya aktivitas fisik jika tidak dilakukan akan menimbulkan masalah fisik, dan risiko tinggi HbA1c. Tujuan : Mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan terkontrolnya kadar gula darah pada lansia penderita diabetes melitus di puskesmas pegandon kabupaten kendal. Metode : Desain penelitian ini menggunakan survei deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah lansia penderita diabetes melitus yang berusia 60 tahun keatas di Puskesmas Pegandon Kabupaten Kendal. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 62 orang. Alat pengumpulan data dengan instrumen pengukuran kadar gula darah dan kuesioner IPAQ. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil : Mayoritas lansia di Puskesmas Pegandon Kabupaten Kendal merupakan dengan kategori aktivitas fisik sedang, yaitu sebesar 44 orang (71,0%) memiliki kadar gula darah yang terkontrol. Berdasarkan hasil analisis uji korelasi Pearson didapatkan nilai (p=0,001<0,05 dan nilai r = -0,400). Saran : Lansia dapat menyadari dampak glukosa darah dan faktor yang mempengaruhi terjadinya diabetes melitus bagi kesehatan serta menyalurkan kegiatannya pada hal yang positif di masyarakat. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo