Abstract :
Ketuban pecah dini (KPD) merupakan salah satu masalah penting
dalam bidang obstetri yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi pada ibu dan
bayi serta dapat meningkatkan kesakitan dan kematian pada ibu dan bayi. Adapun
faktor risiko dari ketuban pecah dini adalah umur, paritas, usia kehamilan,
kehamilan ganda, infeksi urogenital, kelainan letak, trauma kehamilan, dan anemia
zat besi. Tujuan penelitian ini yakni untuk menganalisis faktor determinan
penyebab ibu bersalin mengalami ketuban pecah dini di RSUD dr. Gunawan
Mangunkusumo.
Penelitian menggunakan desain penelitian analitik. Pengambilan data
dilakukan secara retrospektif. Dengan laporan catatan pengobatan dan catatan
rekam medik sampel dalam penelitian ini sejumlah 172. Uji statistik yang
digunakan yakni chi square dan uji regresi logistik.
Berdasarkan penelitian, hasil uji regresi logistik diperoleh koefisien
Exp(B) diketahui bahwa variabel yang paling berhubungan dengan kejadian
ketuban pecah dini pada ibu bersalin di RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo
adalah yang pertama infeksi urogenital (0.291), kedua yakni usia kehamilan
(0.200), dan terakhir yakni usia (0.139).
Berdasarkan penelitian ini, diharapkan penelitian terkait faktor-faktor
yang berhubungan dengan kejadian ketuban pecah dini di pelayanan kesehatan
dapat diajadikan referensi pendidikan kesehatan saat ANC.