Abstract :
pasien dengan gangguan jiwa memiliki gangguan kemandirian beraktivitas.
Ketidakmandirian akan menjadi beban bagi pasien, keluarga dan masyarakat sekitar.
Tujuan: menganalisis hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian pasien gangguan jiwa di
poli rawat jalan RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa
Metode:desain penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah
keluarga dengan di dalamnya ada penderita gangguan jiwa di poli rawat jalan RSUD dr. Gunawan
Mangunkusumo Ambarawa sebanyak 65 orang, dengan jumlah sampel sebesar 65 orang, dengan
pengambilan sampel menggunakan tekhnik total sampling. Alat pengumpulan data yang
digunakan adalah kuesioner yang terdiri dari 14 pertanyaan dukungan keluarga dan 10 pertanyaan
kemandirian pasien bersumber dari Barthel Index. Analisis bivariat menggunakan uji Spearman
Rank.
Hasil: sebagian besar responden memiliki dukungan yang baik 42 orang (64,6 %) dalam
pemenuhan kemandirian ringan sejumlah 44 orang (83,1 %).
Simpulan: ada hubungan dukungan keluarga dengan kemandirian pasien gangguan jiwa di poli
rawat jalan RSUD dr. Gunawan Mangunkusumo Ambarawa.