DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT STRESS DENGAN TEKANAN DARAH PENDERITA HIPERTENSI PADA MASYARAKAT DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PABELAN KABUPATEN SEMARANG TAHUN 2023
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Dian Pratiwi, Ana
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2024-05-07 07:36:35 
Abstract :
Hipertensi merupakan penyakit penyebab kematian terbanyak di Indonesia yang dapat disebabkan dari berbagai faktor salah satunya stress. Stress yang berkelanjutan dapat menyebabkan hipertensi dan mengakibatkan kerusakan pembuluh darah otak. Tujuan : Mengetahui Hubungan Antara Tingkat Stress Dengan Tekanan Darah Penderita Hipertensi Pada Masyarakat Di Wilayah Kerja Puskesmas Pabelan Kabupaten Semarang. Desain Penelitian : Penelitian ini menggunakan desain penelitian Diskriptif korelasional melalui pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua masyarakat berusia diatas 15 tahun yang menderita hipertensi sebanyak 1549. Metode pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling dengan jumlah sampel 318 responden. Instrument penelitian stress menggunakan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale 21 (DASS 21) dan hipertensi menggunakan tensi meter. Analisa bivariat menggunakan Kruskal Wallis. Hasil : Penelitian ini menunjukkan bahwa hasil responden mengalami stress sedang 35 (11.0%) dan stress berat 35 (11.0%). Tekanan darah sistolik diperoleh nilai maksimal 190, nilai minimal 140, nilai rata ? rata 158.72, memiliki nilai tengah 155.00, nilai modusnya 149 dan standar devisasinya 13.927. Hasil dari analisis pada uji Kruskal Wallis menghasilkan bahwa nilai p value = 0,000 (<?=0,05). Kesimpulan : Terdapat hubungan antara tingkat stress dengan tekanan darah penderita hipertensi pada masyarakat di Wilayah kerja Puskesmas Pabelan Kabupaten Semarang. Saran : Diharapkan responden mampu melakukan manajemen stress seperti meningkatkan aktifitas spiritual, meningkatkan koping positif dalam menghadapi masalah dan lainnya. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo