Abstract :
Diabetes Mellitus jika tidak ditangani dengan baik dapat
mengakibatkan timbulnya beberapa komplikasi salah satunya ulkus diabetikum.
Ulkus diabetikum tergolong luka kronik yang sulit sembuh dan memerlukan
perawatan luka yang tepat, yaitu dengan menggunakan modern wound dressing.
Tujuan : Mengetahui gambaran penyembuhan luka ulkus diabetikum dengan
perawatan modern dressing pada penderita ulkus diabetikum.
Metode : Desain penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan studi deskriptif
Populasi penelitian ini pasien dengan ulkus diabetikum di Foid Perawatan Luka
Kota Semarang dengan sampel 16 orang diambil dengan teknik purposive
sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah instrumen Bates Jensen
Wound Assessment Tool dan data dianalisis dengan uji univariat sederhana.
Hasil : Penyembuhan luka pada penderita ulkus diabetikum di Klinik Foid
Perawatan Luka Kota Semarang sebelum dan sesudah perawatan luka dengan
modern dressing semuanya kategori wound regeneration (100,0%). Skor luka
sebelum perawatan luka dengan modern dressing kategori wound regeneration
paling tinggi pada indikator epitelisasi dan jaringan granulasi dengan rata-rata
skor luka masing-masing sebesar 3,6 dan paling rendah pada pengerasan jaringan
tepi dengan rata-rata skor luka sebesar 1,8 dan penyembuhan luka dengan rata-
rata skor luka sebesar 3,0, dan skor luka setelah perawatan luka teknik modern
dressing kategori wound regeneration paling tinggi pada indikator jaringan
granulasi dengan rata-rata skor luka sebesar 2,5 dan paling rendah pada
pengerasan jaringan tepi dengan rata-rata skor luka sebesar 1,2 penyembuhan luka
dengan rata-rata skor luka sebesar 1,9.
Saran : Diharapkan penderita ulkus diabetikum memilih rekomendasi pelayanan
kesehatan perawatan luka modern dressing untuk mengatasi luka ulkus
diabetikum.