Abstract :
Faktor yang mempengaruhi keberhasilan toilet training seperti
peran orang tua, pengetahuan, kesiapan anak dan status pekerjaan ibu. Orang tua
salah satunya ibu, ibu mempunyai peran yang sangat penting dalam tumbuh
kembang anak. Sebab peran ibu dalam toilet training seperti membimbing,
mendidik, dan melindungi anak ketika melakukan toilet training sangat
dibutuhkan.
Tujuan : Mengetahui Gambaran Keberhasilan Toilet Training Anak Dengan Ibu
Bekerja Pada Anak Usia Toodler Di Desa Randugunting Kecamatan Bergas
Kabupaten Semarang.
Metode : Desain pada penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif Analitik.
Populasi penelitian ini 96 ibu bekerja yang memiliki anak usia toodler di Desa
Randugunting Kecamatan Bergas Kabupaten Semarang. Teknik sampling yang
digunakan adalah teknik total sampel. Instrument yang digunakan adalah
kuesioner keberhasilan toilet training yang telah di lakukan uji validitas. Analisa
data menggunakan distribusi frekuensi untuk menggambarkan keberhasilan toilet
training anak dengan ibu bekerja pada anak usia toodler.
Hasil : Hasil penelitian didapatkan keberhasilan toilet training anak dengan ibu
bekerja pada anak usia toodler di Desa Randugunting Kecamatan Bergas
Kabupaten Semarang yaitu sebanyak 85 responden (88,5%) berhasil menerapkan
toilet training pada anak.
Kesimpulan : Sebagian besar anak anak berhasil menerapkan toilet training
dengan ibu bekerja pada anak usia toodler di Desa Randugunting Kecamatan
Bergas Kabupaten Semarang.
Saran : Diharapkan ibu yang bekerja tetap mampu melaksanakan toilet training
kepada anak.