Abstract :
Kanker merupakan penyakit sebagai akibat sel tubuh yang
tumbuh dan berkembang abnormal dan sangat liar sehingga menimbulkan keluhan
diantaranya nyeri. Terapi musik bermanfaat untuk symptom management yang
dapat mengurangi nyeri.
Tujuan : Mengetahui pengaruh terapi musik terhadap nyeri kanker serviks di
RSUD dr. Moewardi Surakarta.
Metode : Desain penelitian ini quasi experiment yang berbentuk non equivalent
control group design dengan jumlah sampel 34 pasien menggunakan metode
purposive sampling. Alat pengambilan data menggunakan kuesioner Brief pain
inventory pain (BPI). Analisis data menggunakan program SPSS versi 23.0.
Analisis bivariat menggunakan independen t test.
Hasil : Pasien kanker serviks pada kelompok kontrol sebelum penelitian
mempunyai nyeri kanker sebagian besar kategori ringan (58,8%), sedangkan
sesudah penelitian kategori ringan (64,7%). Pasien kanker serviks pada kelompok
intervensi sebelum diberikan terapi musik mempunyai nyeri kanker sebagian
besar kategori ringan (58,8%), sesudah terapi musik sebagian besar kategori
ringan (82,4%). Tidak ada perbedaan secara bermakna nyeri kanker pasien kanker
serviks pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah penelitian, dengan p-value
sebesar 0,148 > ? (0,05). Ada perbedaan secara bermakna nyeri kanker pasien
kanker serviks pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah diberikan terapi
musik, dengan p-value sebesar 0,000 < ? (0,05). Ada pengaruh yang bermakna
terapi musik terhadap nyeri kanker pada pasien kanker serviks di RSUD Dr.
Moewardi Surakarta, dengan p-value sebesar 0,043, lebih kecil dari ? (0,05).
Simpulan : Ada pengaruh terapi musik terhadap nyeri kanker serviks di RSUD
dr. Moewardi Surakarta