Abstract :
Hipertensi merupakan penyakit yang sering terjadi pada lansia
dan memerlukan perawatan agar kualitas hidup menjadi optimal. Kualitas hidup
dipengaruhi oleh usia, pendidikan, status pernikahan dan dukungan keluarga.
Dukungan keluarga yang rendah berdampak pada kualitas hidup lansia dengan
hipertensi
Tujuan : penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui apakah adanya
Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia Dengan
Hipertensi di Desa Kliris Kabupaten Kendal..
Metode : Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan desain
penelitian deskriptif korelasi dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian
ini lansia dengan hipertensi yang berjumlah 198 orang. Teknik pengambilan
sampel menggunakan metode purposive sampling dengan jumlah sampel
sebanyak 132 responden. Alat ukur yang digunakan adalah kuesioner Quality Of
Life yang diterbitkan oleh WHOQOL-BREF (The World Health Organization
Quality Of Life-Bref) dan untuk kuesioner dukungan keluarga menggunakan
kuesioner Interpersonal Support Evaluation List (ISEL). Uji statistik yang
digunakan adalah uji Chi Square.
Hasil : Sebagian besar keluarga dengan pemberian dukungan keluarga tinggi
sebanyak 92 responden (69,7%), dan lansia dengan Kualitas hidup dengan jumlah
tertinggi sebanyak 23 responden (17,4%). Hasil analisis menggunakann uji Chi
Square memperoleh nilai p-value 0,030 < 0,050 (?).
Kesimpulan: Terdapat hubungan yang antara Dukungan Keluarga Dengan
Kualitas Hidup Pada Lansia Dengan Hipertensi Di Desa Kliris Kabupaten Kendal.
Saran : Diharapkan keluarga memberikan dukungan sehingga bisa meningkatkan
kualitas hidup pada lansia, sehingga lansia mendapatkan kualitas hidup yang baik
semasa tuanya.