Abstract :
Faktor yang mempengaruhi kualitas hidup klien DM salah
satunya yaitu faktor psikologi seperti strategi koping. Kecemasan yang
berkepanjangan akan mempengaruhi kualitas hidup pasien, untuk mengurangi
atau mengatasi kecemasan memerlukan suatu mekanisme penyelesaian masalah
atau koping yang efektif.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat
kecemasan dengan mekanisme koping penderita diabetes melitus tipe 2 di wilayah
kerja Puskesmas Karangmalang.
Metode: Jenis penelitian ini adalah penelitian dengan metode kuantitatif yang
bersifat analitik dengan menggunakan pendekatan cross sectional study.
Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Jumlah responden sebanyak 42
orang dengan teknik purposive sampling. Data yang diperoleh diolah secara
statistik dengan menggunakan Spearman Rank.
Hasil: Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa dari 42 responden sebagian
besar memiliki karakteristik umur 40-65 tahun (69,0%), berjenis kelamin
perempuan (88,1%), dan mayoritas menderita DM selama 1-5 tahun (81,0%).
Hasil penelitian juga menunjukkan 83,3% responden mengalami kecemasan
tingkat sedang dan 85,7% memiliki mekanisme koping yang maladaptif.
Simpulan: Ada hubungan antara tingkat kecemasan dengan mekanisme koping
pada pasien dm tipe 2 di wilayah kerja Puskesmas Karangmalang Kota Semarang
dengan p value 0,017 (<0,05)