Abstract :
ASI Eksklusif dimulai ketika bayi lahir sampai berusia 6 bulan
dan dilanjutkan sampai usia 2 tahun dengan diberikan makanan pendamping ASI
(MP-ASI). Dampak tidak memberikan asi bagi negara, berdampak pada kualitas
hidup generasi penurus bangsa, menambah kemisikinan, meningkatkan angka
kelaparan, masalah kesehatan dan kesejahteraan dan meningkatnya kasus stunting
pada anak. Mengatasi adanya dukungan pada ibu, salah satunya dukungan suami.
Tujuan: mengetahui hubungan antara dukungan suami dengan pemberian asi pada
ibu menyusui di Kelurahan Pudak Payung Kecematan Banyumanik, Semarang.
Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan
cross sectional. Populasi ejumlah 250 responden dengan sampel 102 responden
menggunakan teknik porposive sampling. Uji statistik yang digunakan uji kendall
tau. Hasil Penelitian: Nilai p value (0,000) < ? (0,05) artinya adanya hubungan
antara dukungan suami dengan pemberian asi eksklusif pada ibu bekerja di
Kelurahan Pudak Payung Kecematan Banyumanik, Semarang. Kesimpulan:
adanya hubungan antara dukungan suami dengan pemberian asi pada ibu menyusui
di Kelurahan Pudak Payung Kecematan Banyumanik, Semarang. Saran: bagi
responden diharapkan dapat mengetahui manfaat pemberian ASI Eksklusif.