Abstract :
Perilaku merokok merupakan sesuatu kebiasaan atau perilaku
yang tidak bisa ataupun sulit untuk ditinggalkan dan dapat ditemui hampir di semua
kalangan masyarakat baik pada laki-laki maupun perempuan. Perilaku merokok
pada remaja berkaitan dengan krisis aspek psikologis yang dialami pada masa
perkembangannya yaitu masa mencari jati diri kepribadiannya, keinginan untuk
merokok juga sering timbul karena situasi yang tidak nyaman seperti sepi, galau,
dingin, bosan, marah dan stress kemudian dengan merokok memberikannya rasa
kenyamanan dan ketenangan, memunculkan makna positif terhadap perilaku
merokok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku merokok
remaja di Dusun Demakan Kecamatan Banyubiru ,Kabupaten Semarang.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif
dengan rancangan penelitian survei yang dilakukan di Dusun Demakan Kecamatan
Banyubiru ,Kabupaten Semarang di bulan febuari 2023. Populasi dalam penelitian
ini adalah remaja merokok yang berusia 14 tahun keatas. Teknik pengambilan
sampel menggunakan probability sampling dengan stratified random sampling
jumlah sampel sebanyak 95 responden, instrumen yang digunakan adalah
kuesioner/angket penegetahuan, sikap dan perilaku merokok. Analisa data
menggunakan validitas dan reabilitas.
Hasil: Penelitian diketahui analisa bivariat menunjukkan perilaku merokok pada
remaja dengan p-value 0,000 < ? (0,05) dan reabilitas menunjukan nilai >0,60 yang
berarti gambaran perilaku remaja merokok di Dusun Demakan Kecamatan
Banyubiru ,Kabupaten Semarang adalah dengan kategori baik.
Simpulan: Remaja dapat mengenali dampak dari merokok, serta dapat mengambil
sikap atau tindakan untuk dampak dari rokok dan orangtua memperhatikan atau
mengawasi perilaku remaja sehingga dapat menyadarkan remaja perokok dapat
berhenti merokok.