DETAIL DOCUMENT
HUBUNGAN KOMUNIKASI TERAPEUTIK PERAWAT DENGAN KEMANDIRIAN ACTIVITY DAILY LIVING (ADL) PADA PASIEN PENYAKIT KRONIS DI RUANG RAWAT INAP RSUD dr. GONDO SUWARNO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Mulyati Ningsi, Serly
Subject
RT Nursing 
Datestamp
2024-05-21 07:43:35 
Abstract :
Kemandirian merupakan sikap individu yang diperoleh secara komulatif dalam perkembangan dimana individu akan terus belajar untuk bersikap mandiri dalam menghadapi berbagai situasi di lingkungan, sehingga individu mampu berfikir dan bertindak sendiri. Dengan kemandirian seseorang dapat memilih jalan hidupnya untuk berkembang ke yang lebih mantap (Husain, 2013). Metode : Desain penelitian ini menggunakan deskriptif korelasional dengan pendekatan Cross-Sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu 50 lansia pada pasien penyakit kronis dengan total sampling. Alat ukur yang digunakan dalam pengambilan data adalah kuesioner. Analisa data menggunakan Uji Rank- Spearman dan pengolahan data dengan SPSS. Hasil : Sebagian besar komunikasi terapeutik perawat dalm kategori baik sebanyak 40 lansia (80%). Sebagian besar mengalami ketergantungan berat 18 lansia (36%). Hasil korelasi Rank Spearman tersebut didapatkan p-value = 0,089 dimana (p>0,05) dengan nilai koefisien (r) = 0,243 yang artinya menunjukkan tidak ada hubungan bermakna antara komunikasi terapeutik dengan kemandirian activity daily living lansia pada pasien penyakit kronis di ruang rawat inap RSUD dr. Gondo Suwarno, dengan kekuatan kategori rendah korelatif positif. Saran : Agar lansia mandiri dalam activity daily living (ADL) disarankan dapat meningkatkan psikologinya sehingga wawasan lansia meningkat dan mampu melakukan activity daily living dengan mandiri. Selain itu lansia harus lebih mandiri perihal (activity daily living) membersihkan diri seperti mencuci rambut dan mengosok gigi serta berpindah tempat ataupun naik turun tangga. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo