Abstract :
Menurut Nurhayati, 2014. Dilaporkan ada 67 ribu kasus
keracunan pestisida di Amerika Serikat. Meskipun 0,5 juta orang diracuni
oleh pestisida di Cina, 0,1 juta di antaranya meninggal. Penelitian
Mufidah, Afni Roichatul 2016 di Desa Bumen Kecamatan Sumowono
Kabupaten Semarang bahwa responden sebagian besar responden
memiliki kadar kolinesterase normal (80,0%). Dari hasil wawancara oleh 5
orang petani di dapat tidak mengetahui bahaya pestisida dan kerap
mengalami pusing setelah penyemprotan pestisida Tujuan penelitian ini
adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dan tindakan petani
dengan kejadian keracunan di Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten
Semarang.
Metode : Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain analitik
observasional menggunakan pendekatan cross sectional. Populasi dalam
penelitian ini adalah penduduk Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan yang
berprofesi sebagai petani. Penduduk di desa Pakopen yang berprofesi sebagai
petani sejumlah 199. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 67 petani yang
didapatkan dengan menggunakan rumus solvin. Pengumpulan data diperoleh
melalui kuesioner, observasi dan wawancara. Analisis data menggunakan fisher
excact.
Hasil : Hasil penelitian menunjukan bawah tidak ada hubungan pengetahuan
(p=0,576), hubungan sikap dengan kejadian keracunan sikap petani baik semua
tidak dapat dianalisis dengan menggunakan chi square karena syarat uji Che
Square tabel harus bervariasi.di dapatkan (p=1.000) maka tidak ada hubungan
tindakan dengan kejadian keracunan pada petani di Desa Pakopen, Kecamatan
Bandungan.
Simpulan : Keracunan petani berkaitan dalam penyemprotan pestisida tidak ada
hubungan dengan pengetahuan, sikap dan tindakan.