Abstract :
Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan suatu penyakit
infeksi pada saluran pernapasan baik saluran pernapasan atas (hidung) atau bawah
(alveoli), dan dapat menyebabkan penyakit dari ringan hingga berat yang dapat
menyebabkan kematian. menurut Riset Kesehatan Dasar (RIKESDAS) , tahun 2018.,
untuk skala Nasional prevalensi kasus ISPA sebanyak 91.413 kasus. provinsi Jawa
Tengah menempati urutan tertinggi ke tiga di Indonesia dengan jumlah kasus ISPA
sebanyak 121.237 jiwa, diantaranya balita sebanyak 49,40 % kasus. Penyebaran gejala
pada penyakit ini biasanya dapat dihitung dengan cepat bahkan dalam hitungan jam
hingga beberapa hari, gejala yang timbul dirasakan biasanya seperti demam, batuk, sakit
tenggorokan, pilek, sesak nafas atau kesulitan bernapas. Tujuan Penelitian ini untuk
mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ISPA pada balita di
Kelurahan Pongangan Kecamatan Gunungpati Kota Semarang.
Metode : Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan
desain analitik observasional dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel
pada penelitian ini yaitu sebesar 68 responden. Teknik pengumpulan data dengan
wawancara dan observasi dengan instrumen lembar kuesioner dan observasi. Data
dianalisis dengan menggunakan uji chi fisher.
Hasil : frekuensi keberadaan ventilasi tidak memenuhi syarat sejumlah 22,6% dan
yang memenuhi syarat sejumlah 6,4% Sedangkan frekuensi kepadatan hunian
yang memenuhi syarat sebesar 23,0% dan yang tidak memenuhi syarat sebesar
5%, frekuensi keberadaan anggota keluarga merokok yang mendapat paparan asap
rokok sebanyak 41,2%, sedangkan yang tidak mendapat paparan asap rokok
sebesar 39,7%. Ada hubungan antara keberadaan anggota keluarga merokok
dengan kejadian ISPA P=0,005,
Kesimpulan : Tidak ada hubungan secara statistik antara ventilasi
dengan kejadian ISPA pada balita di Kelurahan Pongangan kecamatan
Gunungpati Kota Semarang dengan hasil p value = (0,721). Ada
hubungan secara statistik antara keberadaan anggota keluarga merokok
dengan kejadian ISPA pada balita di Kelurahan Pongangan
Kecamatan Gunungpati Kot Semarang dengan hasil p value = (0,005).
Tidak Ada hubungan secara statistik antara kepadatan hunian dengan
kejadian ISPA pada balita di Kelurahan Pongangan Kecamatan
Gunungpati dengan hasil p value = (0,556)