Abstract :
Stunting adalah anak yang terlalu pendek untuk usianya.
Menurut Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Kementerian Kesehatan, angka
stunting anak di bawah usia 5 tahun di Jawa Tengah akan mencapai 20,8% pada
tahun 2022. Provinsi ini menempati urutan ke-20 se-Indonesia. Salah satu kunci
keberhasilan pencegahan stunting adalah perilaku kesehatan masyarakat.
Mengubah perilaku ibu juga merupakan cara untuk mencegah stunting Tujuan
Penelitian ini adalah untuk mengetahui pencegahan stunting pada ibu hamil di
daerah pertanian Wilayah kerja Puskesmas Jagalempeni, Kecamatan Wanasari
Kabupaten Brebes.
Metode : Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data
kuantitatif. Data penelitian menggunakan metode pendekatan cross sectional.
Populasi penelitian ini adalah ibu hamil di Wilayah kerja Puskesmas Jagalempeni
Kabupaten Brebes sejumlah 80 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan
Quota sampling dan di dapatkan 80 sampel. Pengumpulan data dilakukan dengan
menggunakan kuesioner.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan pengetahuan ibu hamil tentang stunting di
Wilayah kerja Puskesmas Jagalempeni, Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes
yaitu pengetahuan kurang sebanyak 28 ibu hamil (56%), pengetahuan baik
sebanyak 22 (44%). Sikap ibu hamil terhadap pencegahan stunting di Wilayah kerja
Puskesmas Jagalempeni, Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes yaitu ibu hamil
yang memiliki sikap baik dan kurang baik dalam pencegahan stunting sama yaitu
sebanayk 50 %.
Simpulan : pengetahuan ibu hamil tentang stunting di Wilayah kerja Puskesmas
Jagalempeni, Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes yaitu pengetahuan kurang.
Sikap ibu hamil terhadap pencegahan stunting di Wilayah kerja Puskesmas
Jagalempeni, Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes yaitu ibu hamil yang
memiliki sikap baik dan kurang baik dalam pencegahan stunting.