Abstract :
Latar Belakang : Hasil studi pendahuluan didapatkan informasi dari kepala sekolah didapatkan bahwa belum ada penyuluhan tentang cuci tangan, hasil wawancara dari 10 responden 7 responden belum mengetahui cuci tangan pakai sabun sedangkan 3 responden lainnya hanya mengetahui cuci tangan secara biasa. Tujuan : Mengatahui perbedaan pelaksanaan cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah dilakukan pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi pada anak usia 10-12 tahun di SDN Tancep II Kecamatan Ngawen Kabupaten Gunungkidul.
Metode : Penelitian ini menggunakan rancangan one group pre test-post test. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 10-12 tahun di SDN Tancep II yang berjumlah 66 responden. Pengembilan sampel menggunakan Total sampling berjumlah 66 responden. Waktu penelitian tanggal 17 Juni - 15 Juli 2019. Instrumen yang digunakan yaitu lembar cekhlist 6 langkah cuci tangan pakai sabun.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan nilai rata-rata sebelum diberikan penyuluhan sebesar 3,67 dan setelah diberikan penyuluhan ada peningkatan rata-rata menjadi 5,61. Berdasarkan analisis uji Wilcoxon diperoleh p-value (0,000) < (0,05) menunjukkan adanya perbedaan pelaksanaan cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah di lakukan pendidikan kesehatan dengan metode demonstrasi pada anak usia 10-12 tahun di SDN Tancep II Kecamatan Ngawen Kabupaten Gunungkidul.
Saran : Tenaga Kesehatan dapat memberikan informasi kepada anak usia tentang PHBS secara sederhana seperti mencuci tangan pakai sabun, agar anak dapat mempraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.